Jika kita amati sepanjang tahun, maka kita akan mendapati gerak semu tahunan matahari. Dikatakan gerakan semu tahunan matahari karena matahari "Seakan-akan" bergerak dari katulistiwa, ke utara hingga deklinasi 23,5°, ke katulistiwa, ke selatan hingga deklinasi -23,5° dan kembali ke posisi awal selama waktu setahun.
Akibat gerakan ini pula matahari akan tepat berada diatas suatu daerah tertentu pada waktu tertentu. Salah satunya adalah ka’bah yang akan disinggahi matahari sebanyak 2 kali setiap tahunnya, yaitu pada tanggal 28 Mei dan 16 Juli. Peristiwa dimana matahari berada tepat diatas Ka’bah ini dinamakan Istiwa A’dhom.
Akibat gerakan ini pula matahari akan tepat berada diatas suatu daerah tertentu pada waktu tertentu. Salah satunya adalah ka’bah yang akan disinggahi matahari sebanyak 2 kali setiap tahunnya, yaitu pada tanggal 28 Mei dan 16 Juli. Peristiwa dimana matahari berada tepat diatas Ka’bah ini dinamakan Istiwa A’dhom.