MENUJU PELAYANAN PRIMA

             Pelayanan Prima (Excellent Service) adalah pelayanan yang baik atau terbaik kepada para pelanggan. Yang dikatakan pelayanan terbaik adalah pelayanan yang sesuai dengan standar pelayanan dan aturan yang berlaku oleh Instansi yang memberikan pelayanan. Pelayanan yang terbaik atau menjadi Prima manakala Instansi yang memberikan pelayanan itu dapat memuaskan pihak yang dilayani atau pelanggannya. Jadi yang dimaksud pelayanan prima disini adalah Pelayanan yang sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pelanggan.
             Instansi Pemerintah termasuk di dalamnya Kantor Urusan Agama Kecamatan merupakan organisasi publik yang diharapkan dapat memberikan Pelayanan yang Prima (Excellent Service) kepada setiap pelanggan. Tetapi karena pelanggan (Stake Holder) dari Instansi Pemerintah itu sangat majemuk, maka berkaitan dengan kepuasan satu sama yang lainnya akan berbeda, karena kepuasan masing-masing pelanggan tentunya juga sangat majemuk.
Setidaknya untuk merespon kepuasan pelanggan, Instansi Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara telah membeerikan sebuah batasan-batasan menuju Pelayanan Prima tersebut dengan mengeluarkan Suat Keputusan Menpan Nomor : 25/KEP/M.PAN/2/2004 yang di dalamnya mengandung 14 indikator Pelayanan Prima, yaitu :
1. Prosedur Pelayanan
2. Persyaratan Pelayanan
3. Kejelasan petugas pelayanan
4. Kedisiplinan petugas pelayanan
5. Tanggung jawab
6. Kemampuan petugas pelayanan
7. Kecepatan pelayanan
8. Keadilan
9. Kesopanan dan keramahan petugas
10. Kewajaran biaya pelayanan
11. Kepastian kesesuaian biaya
12. Kepastian jadwal pelayanan
13. Kenyamanan lingkungan
14. Keamanan Pelayanan

               Berdasarkan Keputusan Menpan tersebut pelayanan yang diberikan adalah pelayanan yang dapat memuaskan masyarakat sebagai pelanggan. Pelayanan yang diberikan denagan memberdayakan masyarakat, sehingga akan menumbuhkan kepercayaan karena kepercayaan adalah modal awal dalam menjalin kerjasama anatara pelanggan dan pemberi pelayanan.